Universitas Islam Sumut Temukan Cacing Pita 2,86 Meter

Metrotvnews.com, Medan: Tim Peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (Sumut) menemukan suatu spesies cacing pita jenis Taeniasis dengan panjang 2,86 Meter. Cacing pita itu keluar dari dalam badan insan di daerah Desa Negeri Dolok, Kecamatan Silau Kahaean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 

"Penemuan bermula dikala pasien asal Negeri Dolok Kabupaten Simalungun datang ke klinik mengeluhkan rasa sakit pada episode perut. Atas keluhan itu, lantas diperiksa serta mengunjungi lokasi tempat tinggal pasien," kata Ketua Tim Peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumut, Umar Zein, Kamis 19 Oktober 2017. 

Setelah dilakukan survei epidemiologi dan observasi, ternyata pasien menderita penyakit Taeniasis, parahnya, tak hanya seorang pasien, tapi ada 29 orang menderita penyakit tersebut. Kemudian timnya menawarkan obat Praziquantel jenis kapsul kepada pasien. Tak lama setelah itu, dari salah seorang pasien keluar cacing sepanjang 2,86 meter dari anus korban. 

"Taeniasis merupakan salah satu penyakit terabaikan (neglected disease). Penderitanya biasanya mengeluhkan sakit perut berkepanjangan dan lemas. Taeniasis menjadi duduk perkara di dunia yang belum terpecahkan alasannya bekerjasama dengan perilaku serta gaya hidup manusia," ucap Umar Zein. 

Menurut Umar Zein, penyakit ini ditularkan dari mengonsumsi daging babi yang tidak dimasak maupun yang tidak tepat dimasak. Untuk jenis obat Praziquantel yang diminumkan kepada penderita sangat sulit ditemukan, alasannya hanya ada di Bangkok.

 "Obat hanya ditemukan di Bangkok, sehingga wajarlah menjadi perhatian bersama terutama untuk pengadaan obat. Kita selalu menganggap penyakit cacing pita ini sepele. Padahal penyakit ini sangat mengganggu," ujar mantan Kadis Kesehatan Kota Medan ini. 

Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumut, Abdul Harris Pane menyebutkan temuan itu cukup memprihatinkan, dan harus ada langkah pengobatan medis secara intensif. "Kita siap membantu dalam pengobatan kepada pasien yang menderita penyakit tersebut. Ini menandakan keseriusan dari Fakultas Kedokteran membantu dan menjaga kesehatan masyarakat Sumatera Utara," urainya. 

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Sumut Yulia Mardiani menyebutkan, penemuan penyakit cacing pita gres kali ini di Sumatera Utara. Pihaknya akan melaporkan kasus itu kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan akan diteruskan ke Kementerian Kesehatan. 

"Ini sangat gres dan menjadi penemuan sebetulnya di Simalungun dijumpai penyakit cacing pita. Bisa saja di Sumut penyakit ini meningkat. Karena menyangkut penularan dari daging hewan, kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan. Selain itu langkah yang ditempuh melaksanakan penyediaan obat-obatan bagi pasien," bebernya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Pasangan Selebgram Indonesia yang Banyak Disukai Netizen. Kamu Setuju?

SEHAT Inilah 7 Step Hidup Sehat Bagi Para Perempuan Atau Wanita

SEHAT Pentingnya Kata Rekor Dalam Meningkatkan Kesehatan Tubuh